SERAMBI INI
aku rindu dia
tepat di tepian halaman
dengan serambi dan keramik basah
bersanding beberapa gelas kopi
dan wadah panganan
aku rindukan dia
cantik yang mekar di daun jendela.
sunyi ini yang membawa
suara jangkrik memecah purnama
_dan cinta kita.
aku di sini merinduimu
walau tak sama rasa
dengan basah di ujung baju
aku inginkanmu
mencintamu
dalam gemercik sunyi
begitupun sawah-sawah yang payah
menunggui pelepah dingin
_yang indah.
Kendal, 14 Mei 2011.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar