Kamis, 10 November 2011

Tak Ada Rembulan



tak ada rembulan mencangkul tiapan sawah dan ladang
tak ada rembulan tersenyum tipis di meja makan
bersama keluarga dan anak-anak jalanan
semua berebut menuliskan kisah
meraba langit yang telah gagap
bahkan sunyi yang dibuat-buat
begitu juga bulan malam ini
ia telah tiada bersamaan keluh
dan kesah setiap peluh yang menetes.

selagi sempat,
sertakan juga nasi-nasi yang esok dicari
di trotoar dan gang-gang sempit
mumpung rembulan malam ini berbaik hati
kepada setiap pejalan.
berikan pula baju kehormatan
untuk para penguasa
agar esok tak lagi lupa
akan seabrek agenda yang telah ditata
mogakah tak lagi ada
anak-anak yang lupa menghitung bintang
bayi-bayi tenggelam di selokan
sekolah bocor tak ditunggui gurunya.

tak ada rembulan malam ini
bila esok masih gelap
dan lampu kota masih gemerlapan.



Semarang, 17 Juni 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Expeditionary Learning, Upaya Mengurai Kejenuhan Digital di Sekolah Dasar

Oleh: Duwi Royanto, M.Pd. Pendidikan merupakan fondasi pembentukan karakter dan keterampilan individu. Seiring dengan perkembangan zama...