untuk para penyamun
pasir menyeberang
dari pulau ke pulau
rasuk di tepian laut kemilau
sesampainya di hutan,
pohonpohon roboh ditebang
kemudian lalu lalang binatang
mengoyak rumahrumah hujan
dan bandang telah kalap
berkeliaran tak mengerti jalan.
kini penyamun pindah ke seberang
bertemu negeri peradaban
kala dulu sejarah dituliskan
terlihat salah dan benar
mengepul bagai sayapsayap malaikat
penyamun dibutakan nisan
setelah kematian bukanlah kesadaran
di negeri pembantaian.
bungabunga berguguran
ditiup angin yang gagap tujuan
membakar rumahrumah
melebur nisannisan
dan bungabunga bersemi kemudian
bersama penyamun
di negeri baru
memburu kedamaian.
Semarang, 16/02/12

Tidak ada komentar:
Posting Komentar