Kamis, 10 November 2011

Larinya Sejarah Negeri



kemana larinya sejarah negeri
kala mata hina ini bimbang
antara tangis dan menyanyi
sebab lagu-lagu kelu
tertancap di lidah-lidah suci
di manakah kesalehan
yang lama dicari para pengamen
pedagang dan para politisi?
_mungkin saja sembunyi
di kolong riuh para pendemo
atau mengalir deras di sisasisa rahim merapi
segalanya menanti.

kakek buyut kami pernah berjanji
"atas nama perjuangan, kami cinta bumi pertiwi"
kami bertanya,
siapa sebenarnya pertiwi?
_apakah dia ladang sawah
yang terus di gali para petani
mungkin juga koin-koin yang terkumpul
di tangan ankanak jalanan
tapi sebagian ada yang di korupsi
oleh jas megah dan dasidasi
_kami semua mencari.

dimana larinya sejarah negeri
seketika kisah kami dijarah bertubi-tubi
dan matahari menampakkan lemahnya
diguyur hujan semenjak pagi.
esok berbondongbondong pasukan ke utara
mengarak peti mati saudaranya yang mati
lusa ada mayat hidup berlari dari selatan
menghisap darah segar
saat semua orang tak kenal sabar
dan pemangsa itu,
saudaranya sendiri.


Semarang, 10 Novemember 2011.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Expeditionary Learning, Upaya Mengurai Kejenuhan Digital di Sekolah Dasar

Oleh: Duwi Royanto, M.Pd. Pendidikan merupakan fondasi pembentukan karakter dan keterampilan individu. Seiring dengan perkembangan zama...