Kamis, 17 November 2011

Malam Sebatang Kara


ini malam sebatang kara
tak ada satupun sapa dari siapa
anjing dan bulan tak nampak mesra
hanya kicau hantu merupa
lara yang semakin gelora

angin meronta di tiapan lampu kota
hendak kemana ia meraja
semua bertanya
karena malam sebatang kara
dan hujan kerdil di sana.

malam yang sama
aku melihat berlembar-lembar buku
terduduk di persinggahan
merintih di selasela malam
_yang panjang
dan sebatang kara
mengais kata-kata
dari teman yang biasa disenggama
jutaan makhluk mengkedipkan mata
ingin kais tata krama
lewati malam yang sama.


Semarang, 10 April 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Expeditionary Learning, Upaya Mengurai Kejenuhan Digital di Sekolah Dasar

Oleh: Duwi Royanto, M.Pd. Pendidikan merupakan fondasi pembentukan karakter dan keterampilan individu. Seiring dengan perkembangan zama...