Selasa, 29 November 2011

Sketsa Rindu


ku tulis sajak ini
untukmu,
mungkin daundaun berguguran
telah iba di hujani perpisahan
ranting telah keriput
dirayu hembusan angin
tersakiti matahari
yang enggan mengajaknya senggama.

begitupun sajak rinduku,
adalah aku terlalu faqir
menghafal tiapan abjad
yang tergores di bibirmu
teramat dalam luka
mengawal sentuhku
sampai tak ku ingat
lembaran desahmu
pada abjad selamat jalan.

setelah malam itu
kemana larinya suarasuara karibku
apakah menjelma ketakutan
debudebu liar di jalanan
pasrah pada derap langkah
dan mengukur nasib
yang kadang sulit.

inilah sketsa rinduku
ku kupas sehabis termangu
sembari pungut lisong
di pojok kamar
harap sulut keteguhan
lalu asap pun mengepul di udara
terlukis juga namamu.


Semarang, 02.03.2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Expeditionary Learning, Upaya Mengurai Kejenuhan Digital di Sekolah Dasar

Oleh: Duwi Royanto, M.Pd. Pendidikan merupakan fondasi pembentukan karakter dan keterampilan individu. Seiring dengan perkembangan zama...