Selasa, 03 Januari 2012

Surga Terasing


tahukah kau
surga yang dulu pernah di ceritakan
kini mulai mengendap pada sebongkah suratan
ia berikan namanya sendiri
tentang cinta dan takdir tuhan

malam itu aku mulai mencintainya
saat fajar menukar terik
dan lebam di sekujur tubuhku hampir tak terasa
saat itu ia coba tiupkan seruling rindu
dari pucuk mega yang hanya selintas
ia telah benarbenar tawarkan duka
dari sesimpul senyum yang memancar di dada

entah bagaimana sepenggal itu kujadikan cerita
namun hangat tubuhmu masih juga ku rasa
sedetail itu ibaku melerai naluriku sendiri
karena kelopak jelaga itu tak hanya memakna dua
namun ranum yang mengalun memapah pula
pun bantaran kali itu benarbenar nyata
walau hanya sekelumit tanda
dan dukaduka mengulum timang tanya
dan terus menanya

kali ini aku mencoba berjalan di atas bayanganku sendiri
setiap derap menjadi payung
saat hujan menghempas papas kita kali terakhir


Semarang, 15 juli 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Expeditionary Learning, Upaya Mengurai Kejenuhan Digital di Sekolah Dasar

Oleh: Duwi Royanto, M.Pd. Pendidikan merupakan fondasi pembentukan karakter dan keterampilan individu. Seiring dengan perkembangan zama...