SIAPA bilang berteater itu menjenuhkan? Atau bahkan dengan aktivitas berteater akan selalu kehabisan waktu untuk melakukan aktivitas akademik, pun aktivitas pacaran bagi mahasiswa yang baru mengenal uforia bangku kuliah.
Kang Zaenal, seniman asli teater beta Semarang ini justru menganggap lain mengenai anggapan tentang aktivitas teater. Salah satu tokoh pendiri teater beta di awal tahun 1985 silam itu mengaku bahkan sampai sekarang masih selalu menggandrungi "teater" meski telah tak bersentuh dengan dunia akademik serta matangnya mengeja hiruk pikuk kehidupan. "Jika anda memang serius menekuni ini. maka saya jamin kalau anda akan "lelet" (lekat) dengan segala aktivitasnya, " tandas Kang Zaenal yang mengaku pernah menjadi juara II lomba baca puisi tingkat Nasional kala itu.
Kang Zaenal pun mengakui kalau di usianya yang sudah tergolong "masuk anginan" eksistensi fisiknya pun tak bisa dibohongi. Namun baginya, usia bukanlah alasan. Berkat semangat dan "olah rasa" yang begitu dalam hingga kini warga asli teater beta yang tinggal di Kecamatan Tugu itu masih "Gandrung Katresnan" dengan teater.
"Berteater itu menggiurkan. Tapi jangan keliru kalau itu seperti narkoba. Kalau narkoba Asyik karena dibikin asyik. Sedangkan teater asyik karena alamiahnya sendiri, " terang Kang Zaenal yang menjadikan acara malam itu semakin khusyu'.
Tak hanya itu, Kang Zaenal pun sempat menyentil tentang anggapan orang bahwa teater adalah aktivitas kumuh dan "menyeramkan". Dengan penuh semangat, Kang zaenal mengajak kepada seluruh warga yang hadir untuk menyatukan persepsi bahwa yang menjadi ikon teater bukanlah bentuk fisik namun lebih karena alasan proses kreatif sehingga menimbulkan hasil itu sendiri.
"Orang teater itu bukan celana bolong dan tak pernah mandinya, tetapi lebih pada hasil dari tak mandi dan celana sobeknya, " ucap Kang Zaenal.
Pada sesi terakhir, kang Zaenal memberikan suatu elaborasi tentang bagaimana seharusnya orang teater membuktikan eksistensinya dalam dunia kesenian. Maka sebagai seorang teaterawan harus punya kekuatan action yang di luar kemampuan banyak orang.
"Maka juallah keindahan yang bisa bikin orang-orang 'nglinguk' akan aksi anda, " pungkas Kang Zaenal.
Materi Ke-Beta-an Pra Workshop Teater Beta Semarang, Minggu (27/10)
[DWI ROYANTO TEATER BETA]
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Expeditionary Learning, Upaya Mengurai Kejenuhan Digital di Sekolah Dasar
Oleh: Duwi Royanto, M.Pd. Pendidikan merupakan fondasi pembentukan karakter dan keterampilan individu. Seiring dengan perkembangan zama...
-
oleh: Duwi Royanto, M.Pd. Pendidikan merupakan proses sistematis yang dirancang untuk mentransfer pengetahuan, keterampilan, nilai-nilai,...
-
CINDY TACHIBANA, Dibalik kesuksesan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo menduduki kursi Jateng satu beberapa waktu lalu, rupanya tak lepas dari...
-
Oleh: Duwi Royanto, M.Pd. Teknologi telah mengubah lanskap pendidikan secara signifikan, terutama dalam konteks pengajaran dan pembelajaran...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar